Para Pelancong Punya Alasan Sendiri Perihal Hobi Traveling-nya

10 May 2017 18:20 Media & Hiburan Super Administrator

Berwisata atau jalan-jalan adalah kegiatan yang sedang dan akan selalu marak dilakukan oleh masyarakat. Tak jarang beranda media sosial kita dipenuhi dengan foto-foto berlibur yang menampilkan keindahan-keindahan kota wisata. Bahkan akhir-akhir ini banyak masyarakat yang mengunjungi tempat-tempat wisata yang masih belum diketahui banyak orang. Masyarakat memang sedang senang meng-explore keindahan Indonesia, pasalnya kita semakin yakin bahwa masih banyak tempat di Indonesia yang tak kalah indahnya dengan wisata-wisata di luar negeri sana.

Selain untuk meng-explore keindahan Indonesia, berwisata juga bisa menjadi penghibur di akhir pekan setelah kita disibukkan dengan kegiatan sehari-hari. Berwisata menjadi alat paling ampuh untuk mengekspresikan diri dan juga menyegarkan kepala kita yang sudah cukup ngebul di hari-hari kerja. Tapi, ternyata bagi para pelancong, tujuan berwisata bukan sekadar jalan-jalan biasa loh, mereka memiliki alasan sendiri di balik kegiatan satu ini.

Berdasarkan riset kualitatif yang dilakukan oleh Inside.ID ditemukan setidaknya terdapat empat alasan saat orang-orang melakukan traveling. Alasan-alasan itulah yang menjadi motivasi terbesar bagi para travelers untuk melancong ke berbagai tempat wisata. Yuk simak alasan-alasan mereka!

  1. Pergi dari kegiatan sehari-hari

Alasan ini merupakan alasan yang paling umum bagi mereka yang berwisata. Memang, berpergian adalah obat paling ampuh untuk melepas penat selama seminggu penuh berkutat dengan pekerjaan. Rutinitas yang itu-itu saja selama di setiap minggunya membuat seseorang memerlukan waktu untuk menyegarkan tubuh serta pikirannya. Ya, berpergian bisa memberikan kebutuhan itu. Ibarat burung yang berada di dalam sangkar, berwisata layaknya udara segar bagi mereka.

Rutinitas kerja yang kerap melelahkan rasanya terbayar dengan pemandangan indah yang kita dapatkan saat berwisata. Tak sedikit bahkan yang rela berpeluh-peluh menanjak bukit hanya untuk melihat pemandangan menakjubkan di atas gunung sana. Selain itu juga dengan berwisata kita bisa mendapatkan pengalaman baru dan unik. Dan yang tak kalah penting bagi mereka yang memiliki alasan ini adalah, jalan-jalan mampu mengurangi stress. Dengan menghirup udara segar dan memandangi keindahan alam, stres atau beban hidup lainnya dengan perlahan akan hilang dan hati kita akan terasa tenang.

  1. Kebanggaan dan gaya hidup

Bagi sebagian orang, berwisata adalah gaya hidup. Bisa pergi ke suatu tempat yang tak semua orang bisa mengunjunginya adalah kebangaan tersendiri bagi mereka. Ya, kebanggaan dan gaya hidup adalah salah satu motivasi bagi para pelancong. Pasalnya berwisata akan menjadi kebanggaan ketika mereka bisa memamerkan kepada yang lain tentang pengalaman mereka, serta bertukar ilmu perihal tempat-tempat wisata yang menakjubkan.

  1. Lebih mengenal orang-orang di sekitar

Mampu mengenal lebih dalam tentang orang di sekitar kita adalah salah satu alasan unik saat seseorang melakukan perjalanan. Dengan melakukan traveling, kita akan sadar bahwa dunia ini begitu luas, dengan begitu banyak masyarakat, suku, serta budaya yang tersebar di segala penjuru. Pengalaman bertemu dengan budaya lain akan membuat kita sadar bahwa setiap orang tidaklah sama. Dari situ kita akan paham bahwa sudut pandang kita dengan orang lain pastilah berbeda. Dengan mulai memahami itulah kita bisa lebih menghargai orang lain dan belajar untuk memahami lebih dalam.

Selain itu, saat kita melakukan perjalanan bersama kerabat kita, kita akan memiliki waktu lebih banyak dan mampu mengenal karakter masing-masing dengan lebih dalam. Dengan kegiatan bersama kerabat itulah yang membuat kita bisa saling memahami dan mengerti satu sama lain.

4. Pembuktian terhadap tempat-tempat tertentu

Seringkali kita melakukan perjalanan karena tergiur dengan cerita kerabat yang mengesankan. Rasa penasaran itulah yang kemudian menggerakkan kita untuk mebuktikannnya sendiri. Apakah tempat itu benar-benar indah, apakah tempat itu benar-benar menakjubkan, dan apakah tempat itu benar-benar wajib untuk dikunjungi?

Bagi sebagian orang, salah satu motivasi mereka melakukan perjalanan adalah untuk membuktikan tempat-tempat wisata tertentu. Hal ini bukan berarti kita tidak percaya dengan orang lain saat mengatakan bahwa suatu tempat menyenangkan, membosankan, atau bahkan membahayakan. Orang-orang dengan motivasi seperti ini akan percaya ketika mereka melakukannya sendiri, merasakan, dan membuktikan kebenaran-kebeanrannya. Karena pada dasarnya mereka berprinsip bahwa kita tidak akan tahu kebenaran atau kebohongannya sebelum mencobanya sendiri.

Proses Menuju Perjalanan

Setelah mengetahui apa saja alasan seseorang untuk melakukan sebuah perjalanan. Selanjutnya yang akan kita bahas adalah bagaimana proses seseorang akhirnya melakukan perjalanan.

Di dalam proses tersebut, sekiranya terdapat dua fase yang mereka lewati. Yakni fase pasif dan fase aktif. Kedua fase ini merupakan sebuah rangkaian atau alur yang tak bisa terlepaskan. Rangakain tersebut dimulai dari fase pasif, di mana seseorang terpapar media perihal traveling, seputar iklan-iklan serta penawaran-penawaran menarik baik dari agen travel maupun penawaran menarik dari tempat wisata itu sendiri. Setelah terpapar media, mereka akan mulai menyadari bahwa berwisata merupakan kebutuhan terutama saat penat dengan rutinitas. Pada tahap ini mereka mulai memiliki kesadaran dan keinginan untuk pergi berwisata. Selanjutnya adalah fase persuasion/ajakan. Di dalam fase ini, terdapat 2 perbedaan antara pasif dan aktif. Orang-orang yang cenderung pasif, akan menunggu hingga mendapatkan ajakan oleh seorang organisator perjalanan (teman atau kerabat), hingga akhirnya memutuskan untuk bergabung. Sedangkan orang-orang yang aktif akan melakukan insiatif untuk mencari berbagai informasi dan merencanakan perjalanan seperti apa yang dilakukan.

Setelah tahapan persuasion/ajakan, tahap berikutnya adalah mencari informasi. Tahap ini merupakan tahap aktif, dimana seseorang mulai mencari informasi dari berbagai sumber. Biasanya mereka mengandalkan blog-blog traveler atau forum yang membahas tentang lokasi-lokasi menarik di tempat tujuannya. Setelah itu, barulah proses ini diakhiri dengan pemesanan dan pembelian tiket perjalanan serta akomodasi lainnya yang dapat menunjang perjalanan mereka.

Alasan pergi berwisata bagi setiap orang ternyata tidaklah sama. Tergantung dari bagaimana kebutuhan serta kondisi mereka saat melakukan perjalanan. Jadi, belum tentu semua orang yang melakukan perjalanan adalah orang-orang yang sedang penat atau stress ya. Tapi, apapun alasannya, semoga berwisata bisa terus membuat seseorang merasa bahagia dan menikmati hari-harinya.

Untuk laporan riset selengkapnya, hubungi kami.