Saat Mencari Rumah, Ini Jugakah yang Anda Lakukan?

15 May 2017 12:09 Financial admin

Setiap orang tentunya ingin memiliki rumah. Ada yang mendambakannya sebagai tempat tinggal, ada pula yang menginginkannya sebagai investasi untuk masa depan. Riset Inside.ID kali ini berhasil mengungkapkan apa yang mereka lakukan ketika sedang mencari rumah.

Yang pertama kali mereka lakukan adalah mencari informasi mengenai rumah yang mereka inginkan. Informasi ini berkaitan dengan jenis rumah, lokasi, harga, proses pembayaran, dan lain sebagainya yang berhubungan dengan properti tersebut.

Berdasarkan hasil riset Inside.ID, mayoritas responden melakukan metode pencarian informasi dengan mengunjungi website-website properti, seperti rumah123, lamudi, urbanindo (75%) dan melakukan pencarian di internet melalui google, yahoo, dsb (73%). Metode ini dirasa lebih praktis karena bisa dibuka kapan dan di mana saja. Selain itu juga informasi yang disajikan di internet lebih banyak dan beragam dibandingkan jika harus bertanya kepada oranglain atau ke kantor-kantor pengembang properti. Oleh karena itu, selain menjadi metode yang paling banyak digunakan, browsing juga merupakan metode yang dianggap paling menarik dan berguna.

Selain melakukan browsing, tidak sedikit responden yang mengunjungi pameran properti untuk mencari informasi. Mereka beralasan dengan mengunjungi pameran, mereka bisa dengan puas bertanya langsung kepada para pengembang properti. Selain itu juga biasanya banyak promo-promo yang ditawarkan dalam pameran sehingga mungkin saja dengan mendatangi pameran secara langsung mereka bisa mendapatkan promo-promo menarik yang tentunya juga menguntungkan.

Sebenarnya, setiap pengembang properti sudah menyediakan kantor pemasaran untuk memudahkan masyarakat dalam mencari informasi. Contohnya saja perusahaan Paramount Land, di tahun 2015 meluncurkan 70 kantor pemasaran yang tersebar di sekitar Jabodetabek dan Jawa Tengah. Sayangnya, tak banyak masyarakat yang tertarik untuk mengunjungi kantor pemasaran. Terbukti dari hasil riset yang menunjukkan bahwa hanya 16% responden yang mengunjungi kantor properti untuk mencari informasi.

Dari 160 responden yang diwawancari Inside.ID, hanya 4% saja yang mengaku tertarik menggunakan jasa perantara ketika membeli properti, dengan alasan efisiensi waktu dan memudahkan dalam mengurus kelegalan. Selain itu juga ada yang beralasan bahwa mereka kurang ahli dalam tawar menawar sehingga membutuhkan bantuan perantara.

Sedangkan sebanyak 96% lainnya mengaku tidak memerlukan jasa perantara saat membeli properti. Mayoritas beralasan kalau mereka enggan mengeluarkan biaya tambahan untuk membayar perantara (52%). 28% lainnya mengaku bahwa dengan mengurus sendiri mereka bisa mendapatkan harga yang sesuai dengan keinginan mereka. Sisanya beralasan kalau menggunakan perantara hanya memperumit saja dan beresiko terjadi penipuan.

Pada intinya, uang menjadi faktor utama bagi mereka yang enggan menggunakan jasa perantara. Istilah kasarnya, lebih baik repot sendiri daripada harus mengeluarkan biaya tambahan. Nah, kalau Anda bagaimana? Lebih baik repot sendiri atau terima jadi tapi dengan harga yang lebih mahal?