Artikel

Penulis ,
Dalam artikel sebelumnya kita dikejutkan dengan temuan riset yang menyatakan bahwa saat ini banyak sekali orang yang sedang mencari properti. Hal ini mungkin wajar saja bagi mereka yang masih tinggal di rumah milik orangtua atau rumah sewa. Tapi, bagaimana dengan mereka yang sudah memiliki hunian atas nama pribadi? Kira-kira apa ya alasan mereka?



Hasil riset Inside.ID kali ini menemukan fakta bahwa 65% responden mengaku sedang berburu properti saat ini. Hal ini diakui oleh 54% responden yang sudah memiliki rumah atas nama pribadi dan 74% yang belum memiliki hunian atas nama pribadi.
Meski keduanya sama-sama sedang mencari hunian, dalam hal ini terdapat perbedaan mencolok antara mereka yang belum dan sudah punya hunian atas nama pribadi. Kalau yang belum punya hunian atas nama pribadi (74%) beralasan mencari properti untuk tempat tinggal mereka, sedangkan bagi mereka yang sudah memiliki properti mayoritas mengincar hunian dengan motivasi untuk berinvestasi.
Menjadikan properti sebagai investasi memang tren yang sedang menjamur di kalangan masyarakat. Pasalnya, nilai properti selalu mengalami kenaikan melebihi laju inflasi dan bunga perbankan. Selain itu, berinvestasi properti tidak memerlukan usaha tambahan agar nilainya bertambah naik. Cukup dibiarkan saja, dengan berjalannya waktu ia akan mengalami kenaikan harga dengan sendirinya. Bahkan investasi dalam bentuk rumah bisa kita jadikan sebagai pendapatan pasif, seperti dikontrakkan atau dijadikan tempat kos. Melihat keuntungannya yang cukup menjanjikan, maka wajar saja kalau banyak yang menjadikan properti sebagai aset untuk masa depan.
Selanjutnya mari kita bahas proses pencarian para pemburu properti ini!
Jenis, Proses Pencarian, dan Harga yang Diincar



Jenis properti yang paling banyak dicari adalah rumah tanah dengan persentase sebanyak 76%, kemudian disusul dengan tanah 14%, apartemen 8%, dan sisanya rusun hanya sebanyak 2%. 8 dari 10 responden yang belum memiliki properti mayoritas mencari jenis properti berupa rumah beserta tanahnya. Sedangkan jenis properti tanah lebih diminati oleh mereka yang sudah memiliki hunian.
Lama proses pencarian sebenarnya cukup beragam mulai dari yang tercepat kurang dari 1 bulan hingga yang terlama bisa memakan waktu lebih dari satu tahun. Pada responden yang belum memiliki properti, proses pencariannya bisa memakan waktu yang lebih lama dibandingkan mereka yang sudah memiliki properti. Kalau yang sudah memiliki properti mayoritas menghabiskan waktu 1-6 bulan. Sedangkan bagi mereka yang belum memiliki properti membutuhkan lebih dari 1 tahun untuk mendapatkan properti yang benar-benar cocok.
Selanjutnya, untuk masalah harga, tentunya mereka mencari properti dengan harga yang lebih murah. Sekitar 43% responden mengincar hunian dengan harga di bawah 250 juta. Meskipun begitu, ada juga loh yang mencari properti dengan kisaran harga 1 ? 2 miliar rupiah. Waw!
Faktor Penentu dalam Membeli Properti
Membeli properti bukan seperti membeli gadget yang skala penggunaannya hanya untuk beberapa tahun saja. Sebab bicara properti berarti kita bicara mengenai harta tetap yang tujuan penggunaannya untuk jangka waktu yang lama. Terlebih bagi mereka yang akan menjadikannya sebaga tempat tinggal, tentu penggunaannya diharapkan untuk selama-lamanya bahkan kalau mungkin diturunkan kepada anak cucu mereka.
Begitu juga dengan mereka yang memfungsikan properti sebagai investasi, harapannya properti tersebut bisa menguntungkan mereka di masa mendatang. Oleh karena itu, membeli properti membutuhkan pertimbangan yang cukup matang. Berikut adalah beberapa pertimbangan mereka yang berhasil Inside.ID temukan.



Sebenarnya ada sebelas faktor penentu seseorang dalam memilih properti yang akan mereka beli. Tapi saat ditanya faktor apa yang paling menentukan, maka lima faktor berikut inilah yang menjadi pertimbangan utama mereka.
Pertama, kelengkapan surat dokumen seperti sertifikat tanah, SHM, dan sebagainya. Kedua, harga properti yang sesuai dengan budget atau setidaknya memiliki kisaran harga yang terjangkau bagi mereka. Ketiga, lokasi yang baik, seperti mudah dijangkau, dekat dengan pusat kota, dan lain sebagainya. Keempat, lingkungan yang baik, bersih, dan terawat agar mereka bisa menempati hunian tersebut dengan aman dan nyaman. Kelima, kondisi bangunan yang baik.
Nah, dengan berbagai pertimbangan di atas, ditambah lagi kriteria jenis dan harga properti yang sedang diincar, bagaimana sih tingkat pengetahuan mereka terhadap perusahaan-perusahaan pengembang properti?
Pengetahuan Akan Pengembang Properti