Artikel

Penulis ,
Selain harus pintar mengatur seluruh kebutuhan keluarga, ibu juga tentunya harus pintar memanajemen waktunya agar bisa memegang seluruh aktivitas rumah tangga. Ia mesti mengurus kebutuhan keluarganya mulai dari mereka membuka mata sampai dengan menutup mata. Hal itu tak hanya berlaku bagi ibu rumah tangga yang tidak bekerja saja, bahkan bagi ibu yang bekerja pun mereka harus lebih pintar lagi membagi waktu di tengah kesibukan pekerjaannya. Khususnya dalam menyiapkan makanan untuk keluarganya.
Riset yang dilakukan oleh Inside.ID terhadap beberapa ibu rumah tangga berhasil menemukan perbedaan waktu memasak antara seorang ibu yang bekerja dengan yang tidak bekerja.
Bagi ibu yang tidak bekerja, mereka biasanya memasak pada pukul 04.00-05.00, 10.00-11.50, dan pukul 17.00-19.00. Pada pukul empat mereka akan bangun untuk menyiapkan sarapan serta bekal makan siang. Kemudian di siang hari sekitar pukul 10.00 sampai dengan 11.50 mereka menyiapkan makan siang sebelum anak-anak mereka pulang ke rumah. Kemudian sore harinya sekitar pukul 17.00 sampai dengan 19.00 mereka kembali memasak untuk makan malam. Biasanya menu yang cukup sulit akan memakan waktu lebih lama dibandingkan dengan menu yang biasa saja. Ibu yang tidak bekerja memiliki pola waktu memasak sesuai dengan pola makan pada umumnya, yakni pagi-siang-malam.
Bagi ibu yang bekerja, waktu yang digunakan untuk memasak adalah pukul 04.30-05.00, 18.00-19.00, dan pukul 21.00-22.30. Meski tidak sepagi ibu yang tak bekerja, para working mom tetap menyiapkan sarapan di pukul 04.30 sampai dengan pukul 05.00. Selain menyiapkan sarapan, mereka juga biasanya menyiapkan bekal makan siang. Kemudian, berbeda dengan non working mom yang memasak di siang hari, para working mom ini kembali memasak pada pukul 18.00 sepulang mereka bekerja untuk menyiapkan makan malam.
Kemudian, hebatnya lagi adalah mereka kembali memasak pada pukul 21.00 sampai dengan 22.00. Pada waktu tersebut mereka memasak untuk sarapan dan bekal makan siang esok harinya. Masakan tersebut biasanya disimpan di mesin pendingin dan kembali dihangatkan di pagi harinya. Itulah kenapa para working mom hanya membutuhkan waktu yang singkat untuk menyiapkan sarapan dan bekal makan siang.


Setelah kita membahas mengenai perbedaan waktu memasak antara ibu yang bekerja dengan ibu yang tidak bekerja, sekarang mari kita simak bagaimana kebiasaan berbelanja para ibu.
Kebiasaan berbelanja para ibu
Pada dasarnya berbelanja adalah bagian terpenting saat memenuhi segala kebutuhan rumah dan tentunya kebutuhan dapur sang ibu. Inside.ID berhasil menemukan tiga tipe berbelanja.
Pertama, belanja bulanan. Belanja bulanan biasanya dilakukan setelah menerima gaji, sekitar akhir atau awal bulan. Tempat yang menjadi tujuan adalah hyper atau supermarket. Kemudian barang-barang yang dibeli biasanya adalah kebutuhan yang tipe penggunaannya cukup panjang atau lama, seperti minyak sayur, kecap, mentega, susu, dan sebagainya.
Kedua, belanja mingguan. Belanja mingguan ini biasa dilakukan di akhir pekan. Tak berbeda dengan belanja bulanan, belanja mingguan ini juga biasanya dilakukan di hyper atau supermarket. Perbedaannya adalah, barang-barang yang dibeli merupakan bahan utama untuk memasak sesuai dengan menu mingguan yang sudah direncanakan, seperti daging, ayam, sayuran, dan sebagainya.
Ketiga, belanja harian. Biasanya dilakukan di pagi atau sore hari. Tempat yang menjadi tujuan adalah minimarket atau warung-warung di sekitar rumah. Karena sifatnya harian, barang yang dibeli pun biasanya adalah bahan-bahan yang lupa dibeli atau bahan-bahan yang sedang kehabisan stok, seperti garam, gula, dan bahan-bahan tambahan lainnya.


Nah, jadi dapat kita lihat bagaimana seorang ibu berperan sebagai koki bagi keluarganya. Tak ada beda antara working mom dengan non working mom, keduanya sama-sama menjadi koki andalan keluarga. Bedanya hanya terletak pada manajemen waktu, mungkin para non working mom bisa memiliki pola memasak yang sesuai dengan jam-jam makan, sedangkan para working mom harus melewati jam makan siang di kantor sehingga ia menyiasatinya dengan memasak di pukul sepuluh malam. Para ibu memang orang yang mampu memanajemen waktu dengan baik ya.