Artikel

Penulis ,
Tampaknya lagu "Video Killed The Radio Star" dari Buggles yang melegenda itu sudah tidak relevan lagi dengan zaman. Boleh saja tren semakin canggih, mendengarkan musik bisa lewat medium apapun, tapi tetap saja radio masih juaranya.
Harus diakui, tren internet memungkinkan kita mendengarkan musik kapan pun dan di mana pun dengan perangkat mobile berbasis internet, seperti laptop atau handphone. Hanya saja, jika terkait jumlah, aplikasi atau situs yang menyediakan layanan dan informasi musik bisa dibilang tidak sebanyak atau sepopuler stasiun radio.
Jika tahun 1998 jumlah stasiun radio kurang dari 1.000, berdasarkan data Persatuan Radio Siaran Swasta Nasional Indonesia (PRSSNI) pada akhir 2010 ada sekitar 2590 lembaga penyiaran radio yang berproses di Kemenkominfo meningkat sebanyak 159%. Angka tersebut akan melonjak lagi seiring adanya penambahan kanal FM, yang semula 3.297 kanal menjadi 8.210 berdasarkan Permen Kemenkominfo No 13 Tahun 2010 tentang revisi KM No 15 Tahun 2003.
Eksistensi stasiun radio yang menjamur tersebut bisa dibilang berbanding lurus dengan reputasinya sebagai tempat yang mengasyikan untuk mendengarkan dan mendapatkan informasi tentang musik. Hal ini seperti terungkap dalam survei yang dilakukan Inside ID terhadap 260 responden di Jabodetabek pada Maret lalu yang menempatkan radio sebagai peringkat teratas pada subjek yang bisa diandalkan untuk mendapatkan informasi mengenai musik terbaru.


Survei tersebut mengungkapkan posisi radio bahkan mengalahkan situs musik di internet, bahkan YouTube! Padahal, selama ini situs musik yang menyediakan layanan streaming ini digembar-gemborkan sebagai 'radio' masa depan. Bahkan YouTube sendiri telah menyajikan fitur Music bagi mereka yang ingin menikmati konten-konten video musik. Apakah dengan begitu masa depan masih terlalu lambat? Entahlah.
Selanjutnya, dari keseluruhan responden, sebanyak 79% mengaku sering mendengarkan radio dan 4 dari 5 orang dari jumlah tersebut biasanya mendengarkan musik dalam perjalanan di mobil, motor, hingga kendaraan umum, di mana kaum pria mendominasi sebanyak 74% dan wanita 62%.


Mengenai kebiasaan mendengarkan musik, ternyata baik pria maupun wanita memiliki kecenderungan yang berbeda. Kaum wanita mengaku cenderung memilih radio yang musik yang sesuai dengan seleranya, sedangkan pria cenderung setia pada program tertentu. Tak heran jika wanita tidak ragu untuk mengganti channel radio tertentu jika memutarkan lagu yang tidak disukainya.
Nah, bagaimana dengan kamu sendiri, apakah sudah menempatkan radio sebagai sumber utama yang terpercaya untuk mendapatkan informasi seputar musik?